Perbedaan Beton Dan Baja
Tips Properti

Perbedaan Beton Dan Baja, Mencari Yang Terbaik

Arsiteki.com – Perbedaan Beton dan Baja Material beton dan baja menjadi salah satu bagian yang sering di pakai untuk berbagau keperluan konstruksi, mengingat kekuatannya yang sangat baik kedua material ini memiliki peranan yang bagus. Dimana beton dan baja nbiasanya dugunakan untuk sebuah konstruksi bangunan atau rumah modern.

Beton terbuat dari campuran pasir, batu pecah, krikil, Air dan semen sehingga membuat kesatuan yang kuat mirip batu. Dengan campuran bahan tertentu membuat beton akan semakin kuat dimana beton memiliki karakterisitik yang kuat dengan beratnya tersebut.

Sedangkan baja ringan merupakan paduan logam, logam besi sebagai bagian utama dan juga unsur dasar tentunya. Beberapa elemen tambahan lainnya seperti karbon, mangan, fosfor, sulfur, silikon, oksigen, alumunium dan nitrogen dengan komposisi tertentu, selain itu ada juga beberapa bahan campuran lainnya.

Baik baja maupun beton memiliki kemampuan yang bagus dalam kebutuhan bangunan, hanya saja pemilihannya memang perlu di efaluasi karena mungkin`tidak cocok di semua bagian tempat. Berikut beberapa perbedaan beton dan baja yang wajib untuk bisa kamu ketahui.

Beberapa Perbedaan Beton Dan Baja

Perbedaan Beton Dan Baja Pilih Terbaik

1. Segi Harga

Pengerjaan beton biasanya memakan waktu yang lama sehingga akan mengeluarkan banyak biaya untuk setiap pekerja. Selain itu, harga pada material beton juga lebih mahal jika dibandingkan dengan harga baja.

Dibandingkan dengan bangunan yang menggunakan baja, proses mengerjakannya akan memakan waktu yang singkat karena lebih mudah untuk dipasang sehingga biaya yang dikeluarkan untuk membayar pekerja tidak membengkak. Sekarang banyak bangunan yang menggunakan material baja karena selain bahan material baja yang lebih murah juga bisa menghemat biaya.

2. Segi Fleksibilitas

Beton merupakan material yang lebih mudah untuk dibentuk jika dibandingkan dengan baja sehingga banyak bangunan yang menggunakan beton akan memberikan nilai estetis yang menakjubkan. Meskipun material baja sulit dibentuk, namun baja memiliki kekuatan yang lebih kuat dan finishing bangunan pun lebih kokoh dibandingkan dengan beton.

Dengan struktur baja yang kuat sehingga tidak heran jika baja sering digunakan untuk membangun menara pencakar langit, jembatan dengan rangka baja dan bangunan lainnya yang akan memberikan nilai seni yang luar biasa.

3. Segi Kekuatan

Kekuatan maksimal pada beton adalah sekitar 100 Mpa lebih kecil jika dibandingkan dengan material baja yang kekuatan maksimalnya mencapai 370 Mpa. Dengan data tersebut sudah dipastikan kekuatan baja lebih unggul dan lebih kuat 3 kali lipat jika dibandingkan dengan beton. Dengan demikian, banyak bangunan yang menggunakan baja seperti jembatan, tower, menara dan bangunan lainnya karena kekuatan baja yang tidak diragukan lagi.

4. Segi Pelaksanaan Waktu

Waktu yang diperlukan untuk membangun konstruksi menggunakan material beton akan lebih lama jika dibandingkan dengan konstruksi bangunan yang menggunakan baja. Namun dengan adanya beton precast sekarang masalah tersebut bisa ditangani agar pemasangannya lebih cepat.

Material baja juga tidak mau ketinggalan dengan sistem fabric off site yang menjadikan waktu pemasangan dan mutu baja ini bisa dikendalikan. Tidak hanya itu, waktu konstruksi juga bisa dikurangi sehingga biaya pemasangan konstruksipun bisa detekan yang menjadikan penggunaan baja lebih hemat jika dibandingkan dengan beton.

5. Segi Berat Bahan

Berat beton mencapai 2400 kg/m3 dan baja mencapai 7850 kg/m3 yang secara tertulis pasti akan lebih berat baja. Namun jika dipikirkan secara detail, beratnya hampir sama hanya saja volume yang membedakan ukuran tersebut. Karena material dan bentuk bangunan yang berbeda pasti kebanyakan orang akan menganggap bahwa material baja lebih berat dibanding dengan beton.

6. Segi Keamanan

Jika dikaitkan dengan bahaya api dan benturan, material beton lebih aman karena strukturnya yang kuat dan tahan panas. Dengan rancangan yang baik maka konstruksi dari beton akan memberikan keamanan yang maksimal sehingga aman jika terjadi gempa, namun jika rancangannya kurang baik akan memnyebabkan beton mudah runtuh jika terjadi gempa.

Berbeda dengan material baja yang memiliki tingkat keamanan yang lebih bagus karena jika terjadi bencana seperti angin dan gempa, konstruksi baja tidak langsung runtuh sehingga bangunan yang ada dibawahnya akan tetap aman.

7. Segi Kelemahan

Bangunan bertingkat dan rumah rumah tinggal pastinya tidak lepas dari yang namanya beton. Namun kerusakan beton juga sering terjadi pada struktur beton yang disebabkan karena lemahnya struktur yang berkaitan dengan efisiensi budget atau bisa juga disebabkan pada perubahan struktur tanah.

Sedangkan baja biasanya dipakai untuk bangunan yang membentang lebar seperti gedung olah raga, gudang, pabrik dan ada juga yang menggunakan baja sebagai atap rumah.

Material baja juga memiliki kerusakan yang sering terjadi pada strukturnya seperti berkarat, kurang perhitungan saat memasang baja, runtuh akibat api, runtuh akibat lemahnya sistem sambungan dan masih banyak lainnya yang menjadi kelemahan struktur baja ini.

Baca Juga Informasi Lainnya
Harga Blower VentilasiDaftar Harga Kawat Duri
Harga Kawat Bendrat 

Daftar Harga Cat Dulux

Baik baja maupun beton memiliki struktur yang kuat namun kembali lagi itu semua tergantung dari pemasangan yang baik. Maka dari itu memilih pemborong atau tukang yang baik merupakan salah satu langkah yang tidak boleh salah. Demikian ulasan Arsiteki.com kali ini semoga bisa bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *