Fungsi Thinner dan Jenis-Jenisnya
Tips Properti

Fungsi Thinner : Jenis-Jenis dan Kegunaannya

Arsiteki.com – Secara umum Thinner dapat diartikan sebagai zat cair yang berfungsi untuk mengencerkan cat solvent atau cat minyak. Tanpa adanya Thinner maka cat minyak tidak bisa diaplikasikan ke sebuah permukaan, seperti kayu dan besi.

Sebenarnya Thinner bisa digantikan oleh bensin atau solar. Namun hasilnya akan kurang maksimal dan bisa merusak cat. Lebih baik mengeluarkan sedikit uang untuk membeli Thinner yang harganya bisa kalian cek pada artikel berikut “Daftar Harga Thinner

Perlu kalian ketahui bahwa ada beragam jenis thinner dengan harga berbeda-beda. Meskipun tersedia dalam berbagai macam jenis, namun fungsinya tetap sama saja. Nah untuk mengetahui secara detail apa saja fungsi Thinner silakan simak di bawah ini.

Kandungan Thinner

Sebelum membahas lebih jauh mengenai fungsi Thinner, perlu kalian ketahui bahwa Thinner merupakan cairan yang sangat berbahaya. Sebab di dalam Thinner terkandung Toluena atau juga dikenal sebagai metilbenzena ataupun fenilmetan.

Toluena sendiri merupakan cairan bening tak berwarna yang tak larut didalam air. Cairan tersebut memiliki bau sangat menyengat sehingga membahayakan kesehatan jika dihirup dalam waktu lama.

Yang paling parah Thinner dapat mengakibatkan kerusakan pada saluran pernapasan. Untuk mencegah hal tersebut kami sarankan menggunakan masker saat mencampur cat ataupun kebutuhan lainnya.

Selain berbahaya bagi saluran pernapasan, thinner juga berbahaya bagi kulit. Sebab cairan ini bisa menyebabkan iritasi, gatal, dan panas. Oleh karena itulah harus hati-hati saat menggunakannya.

Fungsi Thinner

Meskipun sangat berbahaya bagi kesehatan, namun fungsi Thinner sulit digantikan oleh material lainnya. Oleh karena itulah mau tidak mau harus menggunakan Thinner sebagai campuran cat.

Rupannya Thinner tidak hanya bisa digunakan sebagai campuran cat saja. Ada beberapa fungsi Thinner lainnya yang wajib kalian ketahui. Nah untuk mengetahui apa saja fungsinya silahkan simak di bawah ini.

  1. Fungsi utama Thinner adalah untuk menurunkan viskositas (kekentalan) pada cat solvent ataupun bahan finishing lainnya sehingga lebih encer dan mudah aplikasikan. Selain itu Thinner juga berfungsi sebagai berikut
  2. Thinner juga dapat digunakan sebagai pembersih besi berkarat karena terbuat dari zat kimia yang memiliki kandungan zat cukup kuat
  3. Thinner juga digunakan sebagai bahan pelarut.
  4. Kalian bisa menggunakan sebagai bahan pengkilap, seperti pada coating batu alam
  5. Dapat digunakan sebagai penguap cat agar cepat kering. Namun cat yang digunakan hanyalah cat solvent atau cat minyak.

Seperti yang kalihan lihat di atas, ada banyak sekali kegunaan Thinner. Namun pada intinya Thinner berfungsi sebagai campuran cat agar tidak terlalu kental sehingga lebih mudah diaplikasikan ke berbagai media seperti kayu, besi, batu alam, atau bahkan tembok.

Jenis-Jenis Thinner

Ada beragam jenis Thinner yang beredar dipasaran. Setiap jenis memiliki fungsi dan karakteristik berbeda-beda. Untuk mengetahui apa saja jenisnya silahkan simak di bawah ini.

1. Thinner PU (Polyurethane)

Thinner PU (Polyurethane)
Ada dua jenis Thinner Polyurethane yang beredar dipasaran, yakni Thinner PU dan Thinner PU Slow. Perbedaan keduanya terletak dari waktu yang dibutuhkan untuk bisa kering. Dimana Thinner PU Slow membutuhkan waktu lebih lama, namun hasil akhirnya akan lebih mengkilap dan lebih tahan lama.

Thinner PU Slow sangat cocok untuk campuran coating batu karena bisa membuat permukaan terlihat lebih basah dan glossy. Kelebihan tersebut membuat harga Thinner PU Slow sedikit lebih mahal dibanding Thinner PU biasa.

2. Thinner NC (Nitro Cellulose)

hinner NC (Nitro Cellulose)

Ada empat jenis Thinner NC yang banyak beredar dipasaran, yakni Thinner A, Super, HG, dan ND. Keempat jenis tersebut memiliki fungsi berbeda. Dimana untuk Thinner A lebih cocok sebagai pelarut cat dasar atau epoxy. Sedangkan untuk Thinner Super, HG, dan ND bisa digunakan untuk campuran cat yang sudah jadi.

Agar tidak bingung saat membelinya, kami sarankan untuk membeli Thinner HG saja. Sebab Thinner tersebut memiliki hasil akhir yang lebih halus ketimbang Thinner ND. Kalian juga bisa mencampurkan Thinner NC dengan 10% Thinner PU agar butiran pada warna metalic dapat keluar.

3. Thinner Impala

Fungsi Thinner Impala
Sebenarnya Impala adalah sebuah merk Thinner. Kegunannya adalah untuk mencampurkan cat minyak atau cat duco yang diaplikasikan pada kayu dan besi. Thinner ini mampu memberikan hasil akhir dengan efek glossy sehingga finishing terlihat lebih bagus.

4. Thinner Cobra

Thinner Cobra
Thinner Cobra sering kali digunakan sebagai campuran cat duco agar viskositasnya turun sehingga cat lebih encer dan lebih mudah diaplikasikan pada permukaan kayu maupun besi. Harga Thinner ini cukup terjangkau. Dimana untuk kemasan satu liter dibanderol sekitar Rp. 20-30 Ribuan.

Nah itulah beragam jenis Thinner yang beredar dipasaran. Namun sebenarnya masih ada beberapa jenis lainnya yang terbagi berdasarkan jenis cat yang digunakan, seperti Thinner Epoxy, Thinner Melamin, Thinner Duco, dan Thinner ½ Duco.

Selain itu, tersedia pula jenis Thinner dengan karakteristik Normal, Slow, dan Extra Slow. Perbedaannya terletak pada proses pengeringan, apakah cepat atau lama. Nah agar mendapatkan hasil cat yang lebih glossy kami sarankan untuk memilih jenis Thinner yang memiliki karakteristik Slow atau Extra Slow.

Baca Juga Informasi Lainnya
Kayu TerbaikCara Membersihkan Keramik Kamar Mandi
Cara Membuat Denah Rumah

Tips Mengatasi WC Mampet

Nah demikianlah informasi mengenai fungsi Thinner dan jenis-jenisnya. Semoga informasi yang kami sampaikan bermanfaat dan bisa menjadi referensi bagi yang ingin menggunakan Thinner untuk campuran cat minyak, cat duco, plistur, ataupun bahan finishing lainnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *