Contoh Surat Jual Beli Tanah
Tips Properti

Contoh Surat Jual Beli Tanah dan Bangunan Bermaterai (DOC)

Contoh Surat Jual Beli Tanah – Harga tanah terus mengalami kenaikan. Inilah yang menjadi alasan banyak orang memilih investasi tanah sebagai investasi mada depan. Namun perlu diingat, membeli tanah tidak boleh sembarangan. Ada beberapa hal yang perlu dipertimbangakan sebelum membeli tanah.

Yang pertama adalah legalitas kepemilikan tanah. Pastikan memilih tanah yang jelas asal-usulnya dan sudah dilengkapi sertifikat kepemilikan tanah serta SPPT. Selain itu, kami sarankan untuk memilih lokasi tanah yang strategis agar harganya bisa naik secara cepat.

Setelah mendapatkan tanah yang diinginkan, maka selanjutnya masuk ke proses jual beli. Nah pada proses ini, anda wajib membuat surat perjanjian jual beli tanah yang ditandatangani oleh pembeli dan penjual. Lalu apa fungsi surat tersebut?

Fungsi Surat Perjanjian Jual Beli Tanah

Surat jual beli tanah berfungsi sebagai bukti tertulis atas penjualan tanah. Surat tersebut juga dapat melindungi penjual dan membeli dari berbagai resiko yang merugikan kedua belah pihak. Bisa kita simpulkan bahwa fungsi surat perjanjian jual beli tanah sangatlah penting. Namun apakah surat tersebut memiliki kekuatan hukum?

Menurut Pasal 1867 KUHPer dan Pasal 165 HIR, ada dua jenis bukti tertulis. Yang pertama adalah bukti tulisan otentik (akta otentik) dan yang kedua adalah bukti tulisan di bawah tangan.

Biasanya surat jual beli tanah termasuk ke dalam bukti tulisan di bawah tangan. Sebab surat tersebut dibuat tanpa perantara jabatan umum seperti notaris. Alhasil kekuatan hukumnya di bawah surat perjanjian yang dibuat dihadapan pejabat umum (notaris).

Apabila ingin membuat surat jual beli tanah yang kuat secara hukum maka harus meminta bantuan notaris.  Biaya yang dibutuhkan tentu tidak sedikit. Sebab biaya jasa notaris bisa mencapai jutaan rupiah.

Asalkan surat jual beli tanah ditandatangani di atas materai oleh penjual, pembeli, dan saksi sebenarnya sudah lebih dari cukup. Yang paling penting kita harus terlebih dahulu mengetahui secara jelas asal-usul tanah. Pastikan bukan tanah sengketa ataupun tanah bermasalah.

Isi Surat Jual Beli Tanah

Setelah mengetahui betapa pentingnya surat ini, maka jangan ragu membuatnya. Membuat surat perjanjian jual beli tanah tidak boleh asal. Ada beberapa poin penting yang wajib ada di dalam surat tersebut. Nah untuk mengetahui apa saja isi surat perjanjian jual beli tanah silahkan simak di bawah ini.

  1. Identitas pembeli dan penjual secara lengkap, termasuk status kedudukan dalam transaksi.

  2. Deskripsi tanah secara lengkap yang terdiri dari

    1. Lokasi tanah secara detail

    2. Nomor sertifikat tanah
    3. Luas tanah dalam ukuran panjang, lebar, dan luas tanah secara meter persegi

    4. Batas tanah dari sisi barat, timur, utara, dan selatan

    5. Status kepemilikan tanah

  3. Harga tanah dan cara pembayaran
  4. Besaran uang muka dan cicilan apabila pembayaran dilakukan secara mencicil
  5. Jaminan dan Saksi
  6. Waktu penyerahan tanah

  7. Perubahan status kepemilikan tanah
  8. Pembaliknaaman kepemilkan tanah
  9. Kesempatan pajak, iuran, dan pungutan
  10. Masa berlaku surat perjanjian jual beli tanah
  11. Kesepakatan penyelesaian masalah jika terjadi perselisihan

  12. Tanda tangan pihak pembeli, pihak penjual dan saksi

Nah itulah beberapa poin penting yang wajib ada di surat perjanjian jual beli tanah. Anda juga bisa menambahkan poin lainnya, sesuai dengan kesempatan antara pembeli dan penjual.

Kedua belah pihak wajib membaca dengan seksama setiap poin yang tertulis pada surat perjanjian. Jangan sampai ada poin yang merugikan salah satu pihak karena bisa berujung pada perselisihan.

Contoh Surat Jual Beli Tanah

Suarat perjanjian ini bisa dibuat oleh pembeli ataupun penjual. Yang paling penting kedua belah pihak harus setuju dengan semua poin yang tertulis pada surat tersebut. Nah bagi yang bingung bagaimana cara membuatnya, silahkan menyimak contoh surat jual beli tanah yang kami lansir dari lamudi.co.id berikut ini.

DOWNLOAD CONTOH SURAT JUAL BELI TANAH

Pada surat di atas sudah tertulis lengkap beragam poin penting dalam perjanjian jual beli tanah. Anda tinggal menambahkan atau mengurangi isi surat tersebut. Silahkan anda mendownloadnya dan edit menggunakan Microsoft Office.

Pada contoh surat jual beli tanah di atas, terdapat pasal-pasal yang mengikat status tanah yang dijual. Pasal tersebut harus ditulis berdasarkan kesepakatan kedua belah pihak.  Apabila anda sebagai pembeli, maka harus membaca baik-baik isi surat  tersebut sebelum melakukan tanda tangan.

Setelah tanda tangan di atas materai maka pembeli dan penjual harus menepati perjanjian jual beli tanah yang telah disepakati kedua belah pihak. Apabila salah satu pihak tidak menepati perjanjian tersebut maka harus melakukan penyelesian perselisihan sesuai dengan yang tertera pada surat jual beli tanah.

Baca Juga Informasi Lainnya
Tips Mendesain Kamar Tidur AnakDaftar Harga Kawat Duri
Harga Kawat Bendrat 

Harga Batu Alam Andesit

Nah demikianlah informasi singkat mengenai contoh surat jual beli tanah. Semoga informasi di atas bisa menjadi referensi dan bermanfaat bagi anda semua yang berencana membeli tanah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *