Tips Properti

Cara Mengecat Tembok Yang Baik dan Benar

Arsiteki.com Meskipun terlihat sepele, namun sebenarnya cara mengecat tembok tidaklah mudah. Ada beberapa hal yang perlu dipahami agar hasil pengecatan bisa rapi, rata, dan tidak mudah mengelupas. Lalu bagaimana cara mengecat tembok yang baik dan benar?

Sebagian orang mungkin lebih memilih menggunakan jasa tukang cat dari pada membuang-buang waktu mengecat sendiri. Hasil pengecatan dengan tukang cat juga dijamin bagus, karena lebih berpengalaman dan sudah mengetahui teknik-teknik mengecat dinding.

Meskipun hasilnya lebih rapi, namun ongkos tukang cat harian tidaklah murah. Bagi yang ingin menghemat kami sarankan untuk mencoba mengecat tembok sendiri. Asalkan kalian mengetahui tekniknya, tentu hasil pengecatan bisa sebagus tukang cat harian.

Nah untuk mengetahui bagaimana cara mengecat tembok sendiri dengan teknik pengecatan yang biak dan benar silahkan simak informasi arsiteki.com berikut ini.

Tutorial Cara Mengecat Tembok Sendiri

Cara Mengecat Tembok

1. Memilih Jenis Cat Tembok

Secara umum ada dua jenis cat tembok, yakni cat interior dan cat eksterior. Keduanya diperuntukan untuk area berbeda. Apabila ingin mengecat area di dalam rumah, maka kalian harus memilih cat interior.

Sedangkan untuk cat eksterior diperuntukan untuk area luar rumah. Kami tidak menyarankan untuk memakai cat interior sebagai cat eksterior karena tingkat ketahannya berbeda.

Apabila menggunakan cat interior sebagai cat eksterior, maka cat tembok akan mudah mengelupas dan warnanya cepat pudar. Sebab cat interior tidak dirancang agar tahan terhadap segala kondisi cuaca.

Kalian tidak perlu bingung memilih cat yang bagus, karena ada banyak sekali merk cat terbaik yang menawarkan cat interior dan ekterior berkualitas, seperti Dulux, Nippon Paint, Propan, Jotun, dll.

2. Melihat Kondisi Tembok

Cara Mengecat Dinding
Cara mengecat tembok yang kedua adalah harus melihat kondisi tembok yang akan di cat. Apabila ingin mengecat tembok baru yang sebelumnya belum dicat, maka kalian bisa langsung melakukan pengecatan. Namun apabila sebelumnya sudah dicat, maka kami sarankan untuk mengamplasnya terlebih dahulu.

Tujuan mengamplas tembok yang sudah dicat adalah agar cat yang baru dapat menempel secara sempurnan dan tidak mudah mengelupas. Selain itu kalian harus memperhatikan apakah ada retakan pada tembok atau tidak. Jika ada retakan, kami saranakn untuk terlebih dahulu memperbaikinya.

Cara memperbaiki tembok yang retak bisa dilakukan dengan berbagai macam cara. Cara yang termudah adalah dengan menggunakan dempul penutup retakan dinding. Namun sering tembok kembali retak apabila hanya menggunakan dempul. Agar lebih kuat kami sarankan untuk menambalnya dengan semen.

3. Persiapkan Semua Alat Untuk Mengecat

Alat Untuk Mengecat Tembok
Langkah selanjutnya tinggal mempersiapkan semua alat yang akan digunakan untuk mengecat. Adapuna alat yang perlu dipersiapkan adalah sebagai berikut

  1. Cat Dinding
  2. Cat Dasar
  3. Plamir Siap Pakai
  4. Dempul
  5. Kuas
  6. Roll Cat
  7. Bak Cat Roll
  8. Kape
  9. Koran bekas
  10. Tangga (jika diperlukan)
  11. Paint remover
  12. Air

Mungkin tidak semua alat di atas diperlukan. Namun yang paling penting kita harus menyiapkan kuas dan roll utuk mempermudah proses pengecatan tembok. Persiapkan pula kape dan paint remover untuk menghilangkan cat lama jika bagian yang akan dicat sudah pernah dicat sebelumnya.

4. Bersihkan Tembok Terlebih Dahulu

Membersihkan Tembok
Sebelum mulai mengecat tembok, jangan lupa untuk membersihkan tembok terlebih dahulu. Tujuannya adalah untuk menghilangkan debu dan kotoran agar cat dapat menempel dengan baik. Untuk membersihkan tembok bisa menggunakan kemoceng ataupun vacumm cleaner.

Apabila noda yang menempel pada tembok sulit dihilangkan, maka bisa membersihkannya dengan mencampurkan detergen serta air. Kemudian menggosoknya dengan spons sampai tembok benar-benar bersih.

5. Menutupi Bagian Yang Tidak Dicat

Menurut Tembok Yang Tidak Dicat
Jika ada bagian yang tidak ingin dicat, maka lebih baik menutupinya terlebih dahulu dengan lakban atau masking tape. Hal sangat penting agar hasil pengecatan menjadi lebih rapi. Kemudian untuk bagian lantai lebih baik ditutupi dengan koran agar cipratan cat tidak mengotori lantai.

6. Menutup Tembok Yang Retak

Cara Menutup Dinding Yang Retak
Setelah tembok bersih dan menutupi bagian yang tidak dicat, maka langsung selanjutnya tinggal menutupu tembok yang retak. Tembok lama ataupun tembok baru pasti tidak lepas dari retakan. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi hal tersebut, seperti komposisi adukan yang kurang pas dan karena faktor pergerakan tanah atau geografis tanah.

Cara menutup tembok yang retak sangat mudah. Kalian bisa menggunakan dempul yang bisa dibeli di tok cat. Kemudian oleskan dempul pada bagian yang retak. Lalu haluskan dengan amplas. Sebelum melakukan pengecatan, pastikan bagian yang didempul benar-benar halus.

7. Campurkan Cat Dengan Sempurna

Mencampurkan Air
Cat tembok tidak bisa langsung digunakan, karena harus diaduk terlebih dahulu agar tidak menggumpal. Kalian cukup mengaduk cat selama 3-5 menit. Apabila cat tembok terlalu kental juga bisa dicampurkan dengan air sebanyak 10% dari jumlah cat digunakan. Kemudian aduk sampai rata dan tidak ada cat yang menggumpal.

Untuk jenis cat tertentu juga membutuhkan solvent atau thinner agar cat tidak mudah mengelupas. Pastikan kalian mengetahui jenis cat yang digunakan, sehingga bisa memutuskan apakah akan dicampur dengan air atau thinner.

Setelah tercampur kemudian tuangkan cat ke bak roll agar lebih mudah dalam mengecet menggunakan roll. Namun sebelumnya silahkan melakukan hal di bawah ini.

8. Lapisi Tembok Dengan Cat Dasar

Cara Mengecat Tembok Dengan Cat Dasar
Sebelum mulai menggunakan cat warna, kami sarankan untuk terlebih dahulu melapisi tembok dengan cat dasar atau alkali sealer. Fungsinya adalah untuk mencegah cat bereaksi dengan alkali (air garam dan semen) sehingga cat dapat menempel sempurna dan tidak mudah mengelupas.

Selain itu, cat dasar juga berfungsi agar warna cat dinding lebih keluar, terang, dan mendekati warna aslinya. Namun agar hasilnya lebih optimal, kami sarankan untuk terlebih dahulu menghilangkan sisa cat yang lama, khususnya untuk dinding selain warna putih.

9. Mulai Mengecat Tembok

Cat Tembok
Sebenarnya cara mengecat tembok sangatlah mudah. Namun kalian wajib memahami setiap langkah yang kami sampaikan di atas agar hasil pengecatan bisa sempurna. Nah setelah mengikuti langkah di atas, kemudian tinggal mulai melakukan pengecatan dengan cat warna yang sudah dicampur dengan air ataupun thinner.

Untuk mengaplikasikan cat pada tembok bisa menggunakan roller dan kuas. Dimana Roller digunakan untuk mengecat bagian tembok yang besar dan luas. Sedangkan untuk bagian sudut bisa menggunakan kuas ukuran kecil.

Agar hasil pengecatan rata, kami sarankan untuk tidak mengecat secara melompat-lompat. Lebih baik mengecat dari bagian tembok sisi kanan ke kiri atau sebaliknya. Proses pengecatan lebih baik menggunakan teknik Zig-Zag, dimulai dari atas ke bawah dan dilakukan secara berulang kali hingga dinding tertutup cat secara rata.

Lakukanlah pengecatan hingga semua bagian tertutupi cat. Agar kualitas warna cat dinding selaras alangkah baiknya mengerjakan satu bidang permukaan dalam satu waktu. Setelah semua bagian tetutupi cat, lalu tunggu kering sekitar 1-2 Jam.

10. Lalukan Pengaplikasian Dua Lapis Cat Dinding

Cara Mengecat Tembok Dengan Baik dan Benar

Tunggu sampai lapisan cat pertama kering. Kemudian tinggal mengaplikasikan lapisan cat kedua. Apabila hanya satu lapis, kami yakin hasilnya kurang optimal. Semakin tebal cat yang digunakan, tentu hasilnya semakin bagus. Bahkan tak jarang ada orang yang mengaplikasikan tiga lapis cat agar warna cat lebih keluar.

11. Finishing

Langkah yang terakhir tinggal finishing. Proses finishing bertujuan untuk menutupi bagian-bagian yang belum terlapisi cat. Kami sarankan untuk menggunakan kuas kecil agar lebih mudah mengecat bagian sudut tembok.

Pastikan semua bagian sudah tertutupi cat secara rata. Kemudian tinggal menunggu sampai kering. Setelah itu tinggal melepaskan penutup permukaan yang tidak perlu dicat. Jangan lupa untuk membersihkan lantai apabila ada cat yang terciprat ke bawah.

Bersihkan pula semua peralatan yang digunakan untuk mengecat, seperti roll, bak roll, dan kuas. Apabila ada cat sisa jangan dibuang. Lebih baik disimpan dan ditutup degan rapat agar bisa kembali digunakan.

Baca Juga Informasi Lainnya
Harga DynaboltUkuran Kusen Pintu
Harga Kuas Cat

Harga Roll Cat Tembok

Nah demikianlah cara mengecat tembok yang baik dan benar agar hasil pengecatan rata serta tidak mudah mengelupas. Silahkan kalian mencoba cara mengecat tembok di atas dan semoga informasi arsiteki.com kali ini bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *